Forums
Bali Time: Wednesday, 08-Sep-2010 12:54
An information resource for survivors of the terrorist bombing:
in Kuta, Bali. 12-Oct-2002 11:15 PM:

Sekarang Kita Maju!

Pesan ini adalah pesan dari Parum Samigita alias Ibu Asana Lengkong Viebecke.
Pesan ini muncul dari dalam lubuk hati masyarakat Bali.
Ini adalah pesan cinta dan persahabatan serta mengekspresikan pesan kepada seluruh dunia.

Sekarang Kita Maju!

25 Oktober 2002

Kami di Bali mempunyai konsep penting mengenai keseimbangan,yaitu Tri Hita Karana, konsep keseimbangan yang selaras. Keseimbangan antara Tuhan dan umat manusia; umat manusia dengan sesama umat manusia, dan umat manusiaan dengan lingkungan. Ini meletakkan kita semua dalam alam pengertian yang universil.

Bukan hanya bom nuklir yang dapat berjatuhan. Adalah tugas kita untuk meminimalisir kejatuhan ini bagi rakyat kita dan bagi tamu-tamu kita dari mancanegara.

Siapa yang melakukannya? Pertanyaan ini tidak terlalu penting untuk kita bicarakan. Kenapa ini terjadi - mungkin ini lebih pantas dipikirkan.

Apa yang dapat kita lakukan untuk menciptakan keindahan dari tragedi ini, agar dapat mengerti bahwa tidak ada seorang pun merasa perlu untuk membuat pernyataan seperti itu lagi? Ini penting.

Ini adalah dasar di mana kita dapat saling merangkul sebagai saudara! Ini adalah masa ketidakpastian. Ini adalah masa perubahan. Ini juga merupakan kesempatan bagi kita untuk bergerak bersama untuk menyambut masa depan yang lebih baik.

Masa depan di mana kita merangkul umat manusia dalam pengetahuan bahwa kita semua tampak dan mempunyai bau serupa dalam keadaan terbakar. Korban tragedi ini berasal dari seluruh dunia.

Masa lalu tidak penting. Masa depanlah yang penting! Ini adalah saat untuk memperlihatkan nilai-nilai dan empati kita kepada masyarakat dan seluruh dunia. Untuk peduli, untuk mencintai.

Banyak dari kita telah mampu menggunakan kehidupan modern untuk berkembang yang telah berkembang tidak lagi perlu berjuang untuk sekadar hidup. Tugas kita adalah untuk berusaha memperbaiki kualitas hidup kita!
We want to return to our lives. Please help us realize this wish.
Kami ingin kembali ke kehidupan kami! Bantulah kami untuk mencapai keinginan kami ini.

Kenapa cari ganti rugi dari orang-orang yang bertindak semaunya? Menurut pandangan kami, orang-orang ini telah sesat! Tentu, dari sudut pandang mereka, mereka merasa mempunyai hak dan rasa amarah yang cukup untuk membuat pernyataan yang sedemikian brutalnya.

Kami ingin menyampaikan pesan kepada dunia - rangkullah kesalahpahaman antara saudara-saudara kami, dan mari kita cari jawaban damai untuk masalah-masalah yang telah mengakibatkan tragedi.

Kami merangkul semua kepercayaan, harapan dan mimpi dari orang-orang diseluruh dunia dengan rasa cinta

Janganlah membawa dendam ke dalam dunia kami! Yang terjadi biarlah terjadi.
Berhentilah berteori mengenai siapa yang melakukannya dan mengapa dilakukannya. Hal itu tidak akan bermanfaat bagi jiwa kami.

Kata-kata kebencian tidak akan membangun kembali toko dan rumah-rumah kami. Kata-kata kebencian tidak akan menyembuhkan kulit yang telah rusak. Kata-kata kebencian tidak akan mengembalikan mereka yang telah meninggal.

Bantulah kami menciptakan keindahan dari tragedi ini

Komunitas kita memar dan sedang sakit; namun jiwa kami tidak akan pernah rusak.

Setiap orang di dunia berprinsip satu: persaudaraan.

Paras Paros Sarpanaye Sabayantaka

Tat Twam Asi.

Anda adalah saya dan saya adalah anda.

Kami mempunyai konsep di Bali: Ruwa Bhineda, keseimbangan antara yang baik dan yang jahat. Tanpa kejahatan tidak mungkin ada kebaikan. Yang Jahat adalah saudara kandung yang Baik. Rangkullah konsep ini dan kita akan maju menuju dunia yang lebih baik.

Anda mencintai pasangan anda, tapi kadang-kadang ada perselisihan faham. Ketakutan timbul dan memperlihatkan pertentangan akan cinta. Ini normal. Ini alamiah, dan merupakan bagian penting dari kehidupan.

Ada sekala/Nisikala - dunia penjahat selamanya dalam kegelapan menyatu dengan dunia kita dalam terang

Ini merupakan konsep yang merupakan gaya hidup kami orang Bali. Kami mohon, bicaralah hanya mengenai hal-hal yang baik, yang dapat timbul dari kejadian ini. Bicaralah bagaimana kita dapat mendamaikan ketidaksesuaian kita yang nyata. Bicaralah mengenai bagaimana kita dapat menimbulkan empati dan cinta dalam kehidupan setiap insan.

Pemandangan cinta kasih yang meluap-luap di Rumah Sakit Sanglah menunjuk kami ke masa depan. Bila kita membenci saudara-saudara kami, maka kami akan hilang di Kali Yuga.

Bila kita dapat mencintai saudara-saudara kita, kita telah mulai menuju ke Kertha Yuga. Kita telah menang "Perang melawan Terorisme".

Terima kasih untuk kasih sayang yang telah anda berikan

Kirimkan Pesan Kepada Forum Diskusi


BaliSOS Telpon +49 (0)176 4822-3136

BaliSOS Group
Koordinator : Made Sambu (Harry Bleckert)
Desain & Layout : Made Kartha, Ida Bagus Anom

Update terakhir : Friday, 07-Nov-2003 15:09:42 UTC
This page (/pages/parumsamigita.id.html) counted 3 visitors today and 20 views since 31.08.2010
1,345 pages were viewed on BaliSOS.com today and 2,421,110 total pages since 14.10.2002

Disklaim :
BaliSOS Group tidak bertanggung jawab atas kebenaran dari isi Forum Diskusi.
Kami tidak mempunyai sumber yang cukup untuk penelitian dan konfirmasi tentang kebenaran atas semua yg di beritakan dalam web site ini.
BaliSOS Group tidak bekerja sama dengan International SOS Bali Clinic.

© 2002 - 2006 oleh BaliSOS Group
Bali, Indonesia & Hamburg, Germany